Proofreading adalah tahap akhir yang memastikan naskah tersaji secara jelas dan mudah dibaca. Banyak studi dan pedoman menekankan bahwa kesalahan bahasa, baik pada tingkat kalimat maupun paragraf, mempersempit fokus editor dan reviewer dari substansi ilmiah ke masalah kebahasaan. Gopen & Swan menegaskan pentingnya menyusun kalimat agar “membimbing” pembaca; naskah yang jelas dan runtut memungkinkan isi ilmiah dinilai adil.
Praktisnya, naskah dengan bahasa yang rapi membantu reviewer fokus pada metodologi, hasil, dan kontribusi ilmiah, sehingga peluang untuk direkomendasikan untuk perbaikan atau diterima meningkat. Riset tentang bahasa dan peer review menunjukkan bahwa komentar reviewer sering kali menyorot masalah penggunaan bahasa, bukan hanya substansi; ini menandakan bahwa kualitas bahasa berpengaruh pada proses penilaian.