Skip to content

Hambatan penulis & peran proofreading

Dalam konteks publikasi internasional, sebagian besar jurnal menggunakan bahasa Inggris sebagai lingua franca. Penulis yang bukan penutur asli kerap melaporkan kesulitan tata bahasa, konstruksi kalimat, dan retorika akademik yang berbeda, masalah yang dapat memengaruhi persepsi editor dan reviewer terhadap kualitas naskah. Studi wawancara dengan editor jurnal menunjukkan bahwa masalah kebahasaan merupakan alasan umum yang membuat naskah memerlukan perbaikan atau ditolak. Proofreading oleh ahli yang berpengalaman membantu menutup celah ini dengan menjaga kejelasan dan konsistensi bahasa.